KEBUDAYAAN

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

 

KEPALA BIDANG KEBUDAYAAN

Kepala Bidang Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan dan mengoordinasikan penyelenggaraan pengelolaan cagar budaya dan museum, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, serta pembinaan kesenian dan tenaga kebudayaan.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Bidang Kebudayaan mempunyai fungsi :

  1. Perumusan kebijakan teknis penyelenggaraan pengelolaan cagar budaya dan museum, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, serta pembinaan kesenian dan tenaga kebudayaan;
  2. Pelaksanaan kebijakan teknis penyelenggaraan pengelolaan cagar budaya dan museum, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, serta pembinaan keseniandan tenaga kebudayaan;
  3. Pengelolaan kebudayaan yang masyarakat pelakunya dalam Daerah;
  4. Pelaksanaan pelestarian tradisi yang masyarakat penganutnya dalam Daerah;
  5. Pelaksanaan pembinaan komunitas dan lembaga adat yang masyarakat penganutnya dalam Daerah;
  6. Pelaksanaan pembinaan kesenian yang masyarakat pelakunya dalam Daerah;
  7. Pelaksanaan pembinaan sejarah lokal Daerah;
  8. Penyusunan bahan penetapan cagar budaya dan pengelolaan cagar budaya peringkat Daerah;
  9. Penyusunan bahan penerbitan izin membawa cagar budaya ke luar Daerah;
  10. Pengelolaan museum Daerah;
  11. Pelaksanaan pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman, tenaga kesejarahan, tenaga tradisi, tenaga kesenian, dan tenaga kebudayaan lainnya;
  12. Pelaksanaan pemantauan, analisis,dan pengendalian penyelenggaraan pengelolaan cagar budaya dan museum, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, serta pembinaan kesenian dan tenaga kebudayaan;
  13. Pelaksanaan koordinasi, sinkronisasi, fasilitasi, konsultasi, dan kerjasama penyelenggaraan pengelolaan cagar budaya dan museum, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, serta pembinaan keseniandan tenaga kebudayaan;
  14. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan pengelolaan cagar budaya dan museum, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, serta pembinaan kesenian dan tenaga kebudayaan;
  15. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas terkait dengan tugas dan fungsinya.

 

Bidang Kebudayaan, membawahkan :

  1. Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman;
  2. Seksi Sejarah dan Tradisi;
  3. Seksi Kesenian dan Tenaga Kebudayaan.

 

KEPALA SEKSI CAGAR BUDAYA DAN PERMUSEUMAN

Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman mempunyai tugas menyiapkan bahan pelaksanaan dan pengoordinasian penyelenggaraan registrasi dan pelestarian cagar budaya dan permuseuman.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman mempunyai fungsi :

  1. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis penyelenggaraan registrasi dan pelestarian cagar budaya dan permuseuman;
  2. Penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan teknis penyelenggaraan registrasi dan pelestarian cagar budaya dan permuseuman;
  3. Penyiapan bahan pembinaan registrasi dan pelestarian cagar budaya dan permuseuman;
  4. Penyiapan bahan penetapan cagar budaya dan pengelolaan cagar budaya peringkat Daerah;
  5. Penyiapan bahan penerbitan izin membawa cagar budaya ke luar Daerah;
  6. Penyiapan bahan perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan museum;
  7. Penyiapan bahan pengelolaan museum Daerah;
  8. Penyiapan bahan pelaksanaan pemantauan, analisis,dan pengendalian penyelenggaraan registrasi dan pelestarian cagar budaya dan permuseuman;
  9. Penyiapan bahan pelaksanaan koordinasi, sinkronisasi, fasilitasi,konsultasi, dan kerjasama penyelenggaraan registrasi dan pelestarian cagar budaya dan permuseuman;
  10. Penyiapan bahan pelaksanaan evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan registrasi dan pelestarian cagar budaya dan permuseuman;
  11. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang terkait dengan tugas dan fungsinya.

 

KEPALA SEKSI SEJARAH DAN TRADISI

Kepala Seksi Sejarah dan Tradisi mempunyai tugas menyiapkan bahan pelaksanaan dan pengoordinasian penyelenggaraan pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pendaftaran budaya tak benda, serta pembinaan komunitas dan lembaga adat.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Seksi Sejarah dan Tradisi mempunyai fungsi :

  1. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis penyelenggaraan pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pendaftaran budaya tak benda, serta pembinaan komunitas dan lembaga adat;
  2. Penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan teknis penyelenggaraan pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pendaftaran budaya tak benda, serta pembinaan komunitas dan lembaga adat;
  3. Penyiapan bahan pelaksanaan pelestarian tradisi yang masyarakat penganutnya dalam Daerah;
  4. Penyiapan bahan pelaksanaan pembinaan komunitas dan lembaga adat yang masyarakat penganutnya dalam Daerah;
  5. Penyiapan bahan pelaksanaan pembinaan sejarah lokal Daerah;
  6. Penyiapan bahan pendaftaran budaya tak benda;
  7. Penyiapan bahan pelaksanaan pemantauan, analisis dan pengendalian penyelenggaraan pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pendaftaran budaya tak benda, serta pembinaan komunitas dan lembaga adat;
  8. Penyiapan bahan pelaksanaan koordinasi, sinkronisasi, fasilitasi, konsultasi, dan kerjasama penyelenggaraan pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pendaftaran budaya tak benda, serta pembinaan komunitas dan lembaga adat;
  9. Penyiapan bahan pelaksanaan evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pendaftaran budaya tak benda, serta pembinaan komunitas dan lembaga adat;
  10. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang terkait dengan tugas dan fungsinya.

 

KEPALA SEKSI KESENIAN DAN TENAGA KEBUDAYAAN

Kepala Seksi Kesenian dan Tenaga Kebudayaan mempunyai tugas menyiapkan bahan pelaksanaan dan pengoordinasian penyelenggaraan pembinaan kesenian dan tenaga kebudayaan.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Seksi Kesenian dan Tenaga Kebudayaan mempunyai fungsi :

  1. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis penyelenggaraan pembinaan kesenian dan tenaga kebudayaan;
  2. Penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan teknis penyelenggaraan pembinaan kesenian dan tenaga kebudayaan;
  3. Penyiapan bahan pelaksanaan pembinaan kesenian yang masyarakat pelakunya dalam Daerah;
  4. Penyiapan bahan pelaksanaan pembinaan tenaga cagar budaya dan permuseuman, tenaga kesejarahan, tenaga tradisi, tenaga kesenian, dan tenaga kebudayaan lainnya;
  5. Penyiapan bahan pelaksanaan pemantauan, analisis,dan pengendalian penyelenggaraan pembinaan kesenian dan tenaga kebudayaan;
  6. Penyiapan bahan pelaksanaan koordinasi, sinkronisasi, fasilitasi, konsultasi, dan kerjasama penyelenggaraan pembinaan kesenian dan tenaga kebudayaan;
  7. Penyiapan bahan pelaksanaan evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan pembinaan kesenian dan tenaga kebudayaan;
  8. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang terkait dengan tugas dan fungsinya.